Desember 26, 2010

Home > > Dilarang Mencintai Bunga-bunga - Kuntowijoyo

Dilarang Mencintai Bunga-bunga - Kuntowijoyo

Buku kecil, tidak begitu tebal tapi sarat pelajaran hidup. Berisi 10 Cerpen dari Kuntowijoyo.

Dari 10 Cerpen ini banyak menyuguhkah petuah dari orang tua terhadap anak ataupun pelajaran hidup berumah-tangga dan bersosialisasi dengan tetangga. Diantara judul 10 cerpen tsb yaitu:

Dilarang mencintai Bunga-bunga. Dicerita pendek ini, seorang Bapak ingin menunjukkan wibawanya sebagai lelaki yang berani dan kuat terhadap anak laki-lakinya. 

Bapak ini terkejut saat mendapati anak laki satu-satunya pulang kerumah menbawa bunga, dia sangat marah terhadap anaknya karena dia beranggapan bahwa bunga itu arti kelemahan ( layu ).

Tapi hebatnya dari cerpen ini adalah, Pelajaran yang didapat dari Anak laki-laki ini saat dia menemukan keberanian dan kekuatannya sejak bertemu dengan kakek tetangga sebelah rumahnya yang mengajarkan kebalikan dari apa yang diajarkan Bapaknya, yaitu mengenai Kelembutan, Ketenangan dan Keindahan justru dengan mencintai bunga-bunga...ehmmm.

Kadang pelajaran hidup kita dapatkan tidak selalu dari orangtua, tapi dari lingkungan dan orang-orang disekeliling kita, yang bikin salut adalah bagaimana seorang anak kecil bisa mengambil intisari hidupnya dari menggabungkan pelajaran dari Bapak dan Kakek Tetangganya, yaitu Keberanian dan kekuatannya dengan bekerja keras, tapi dia juga masih bisa menyikapi hidup dengan penuh Kelembutan, ketenangan dan keindahan dengan tetap mencintai bunga-bunga.

Anjing. Agak tertipu juga dengan cerita yang satu ini, kupikir Anjing disini adalah Anjing jadi-jadian, habis kelakuannya yang sedikit misterius,menggonggongnya hanya malam hari dan mengganggu orang bercinta saja...tapi ternyata anjing ini adalah anjing yang baik, memang hidup bertetangga selalu menghadirkan prasangka...dan ternyata prasangka itu tidak selalu benar.

Serikat Laki-laki Tua. Ini yang lucu, beberapa laki-laki tua membicarakan topi dan kesehatan, keindahan dan tinjauan dari segi ekonomi...mau tahu lucunya? Baca sendiri yah...hahahahaha...tetapi beberapa dialog disini mengingatkan saya pada Eyang Kakung saya. Ada juga kata-kata yang bagus: Aku anak Alam dilahirkan telanjang. Demi, aku pendukung kemerdekaan dan kebebasan. Apakah kalian telah dengan sadar berbuat kejahatan dengan mencoba menbuahkan pikiran untuk mengubah hidup yang plural menjadi satu warna saja? Ini Tirani! Otoriter! Bagiku, kebebasan adalah nilai tertinggi yang harus diperjuangkan. Sejarah adalah perjuangan untuk kemerdekaan. Kalian mau meruntuhkan hasil perjuangan manusia berabad-abad itu!

Ikan-ikan dalam Sendang. Ingat cerita waktu tinggal di pinggiran kota Solo tepatnya disuatu desa yang mempunyai sendang atau kedung dengan Pohon Trembesi besar disekelilingnya...kata orang-orang yang tinggal didesa itu Sendang itu Angker, banyak orang tenggelam dan hilang disitu...dan karena waktu itu kita adalah warga pendatang yang tidak mengenal kata angker,ya sudah berenang dan bermain-main aja..

Download Dilarang Mencintai Bunga-Bunga

Artikel yang sama

2 komentar:

  1. jadi pengen beli bukunya :) padahal cuma baca cuplikan dari soal tryout kemaren, dan saia penasaran sangat!! hahaha

    BalasHapus
  2. Bagus ceritanya,,menyadarkanku bahwa hidup kita ya kita bebas memilih apapun yang kita suka,,bahkan kita boleh tidak memilih jika memang tidak ada yang kita suka

    BalasHapus