Agustus 21, 2011

Home > > > Cerita dari Jakarta | Pramoedya Ananta Toer

Cerita dari Jakarta | Pramoedya Ananta Toer

Sebut saja Kasan namanya. Ia salah satu perantau yang terdampar di stasiun Gambir jadi tukang angkut. Ia terpaksa ke kota karena terjadi penjahat merajalela di kampungnya. Ada tujuan khusus bagi misinya di Jakarta: mendapatkan senjata untuk melawan perampok di daerahnya. Sementara itu kehidupan ibukota terus berlangsung begitu saja dengan sendirinya salah satunya di gerbong kereta api di stasiun Gambir yang dekat Monas. Stasiun kota dan Gambir menjadi favorit di tahun limapuluhan bagi pendatang baru dari pelosok yang coba-coba mengadu nasib jadi kuli angkut barang. Dari stasiun yang disebut pertama barang dagangan didistribusikan dari kawasan kota berpenduduk mayoritas orang Tionghoa. Dan itu juga membawa rejeki bagi porter stasiun yang biasanya sepanjang hari terus berada di stasiun, tidur di gerbong malam hari dan jika sakit pun berdiam terus di gerbong yang sudah tidak dioperasikan itu bisa juga menjadi ruang yang hangat dan nyaman di malam hari.

Agustus 15, 2011

Home > > Bukan Pasar Malam | Pramoedya Ananta Toer

Bukan Pasar Malam | Pramoedya Ananta Toer

Bukan Pasar Malam adalah sebuah novel yang ditulis oleh Pramoedya Ananta Toer dan diterbitkan oleh Balai Pustaka, tahun 1951. Novel ini ditulis setelah lima tahun Indonesia merdeka. Tentu saja, kondisi atau situasi sosial dan ekonomi masyarakat waktu itu sedikit banyaknya akan mempengaruhi dan tergambar dalam karyanya itu. Informasi yang berkenaan dengan waktu novel itu ditulis menjadi penting, untuk dapat memberikan penafsiran yang sebaik mungkin berkenaan dengan judul di atas.

Ada dua hal penting yang dapat diambil dan digambarkan dalam Bukan Pasar Malam ini. Kedua hal itu sangat ditentukan oleh dua tokoh yang ada dalam cerita, yaitu tokoh Aku dan tokoh Bapak. Semula, terkesan agak sulit untuk menentukan siapa yang sebenarnya menjadi tokoh utama, karena dari beberapa bagian, tokoh Bapak mempunyai waktu penceritaan yang panjang. Bahkan, dapat dikatakan bahwa novel itu, sebenarnya, bercerita tentang tokoh Bapak. Pada pihak lain, tokoh Aku juga hadir sepanjang penceritaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan, bahwa tokoh utama dalam novel ini adalah tokoh Aku dan tokoh Bapak, tetapi, tokoh Aku juga bertindak sebagai tokoh antagonis.

Agustus 10, 2011

Home > > > GAIJIN - Marc Olden

GAIJIN - Marc Olden

RUPERT DE JONGH adalah GAIJIN, “orang luar”. Seorang bangsawan Inggris yang selama 40 tahun menguasai dunia hitam Jepang yang penuh kekerasan dan pengkhianatan: sebuah mesin kejahatan yang kekuasaannya menjangkau dan menggerayangi hingga ke dalam lika-liku politik Amerika Serikat, ke dalam tangan-tangan kotor MAFIA, ke dalam departemen-departemen kepolisian Asia, ke dalam kehidupan nista para penjahat dan pelacur…

Hanya seorang yang pernah nyaris membunuh si “ORANG LUAR” itu. Pada akhir perang dunia kedua, Alexis Bendor dikirim ke Eropa untuk memecahkan sandi rahasia De Jongh dan untuk membunuhnya. Tetapi sebaliknya, si GAIJIN yang menangkap Alexis. Alexis disiksa dengan penuh kekejaman, tetapi Alexis berhasil meloloskan diri…

KINI … beberapa dasa tahun kemudian, kedua lawan itu bertemu kembali di pantai Hawaii. Alexis berteguh melacak si GAIJIN.

Agustus 09, 2011

Home > > LaTahzan 4 Teens Love

LaTahzan 4 Teens Love

Berbeda dengan Buku eBook La Tahzan (Jangan Bersedih !) karangan Dr. Aldin Abdullah al-Qarni yang menjadi pelipur lara akibat keras dan kejamnya dunia, Ebook La Tahzan For Teen's Love karangan Sabil el-Ma'rufie (pengarang best seller eBook Buku Dahsyatnya Shalat Dhuha) ini menjadi pelipur lara yang disebabkan oleh cinta. Hakikat sebenarnya dari Cinta adalah bahagia, kasih, dan damai. Namun justru kebanyakan orang merasakan kebalikannya, yaitu penderitaan, pertengkaran, dan bahkan bunuh diri karena Cinta.

Lawan dari Cinta adalah Benci. Sebetulnya, benci adalah cinta yang berubah bentuk dari kasih sayang menjadi kekecewaan. Tadinya, kamu sangat mencintai seseorang, tetapi tiba-tiba dalam beberapa hari, ia menyakitimu. Kamu cinta dan sayang kepadanya, tapi karena ia tidak menampakkan laku lampah yang pengasih dan penyayang, kamu merasa harus membalas dengan hal yang serupa. Benci dibalas dengan benci.

Agustus 02, 2011

Home > > Komik Mahabharata

Komik Mahabharata

Mahabharata adalah sebuah wiracarita yang tak akan lekang oleh zaman. Karya agung yang mengisahkan sebuah tragedi keluarga yang berujung pada sebuah perang besar di padang Kurusetra, yang menghadapkan dua kubu: Pandawa dan Kurawa. Dua keluarga ini menjadi sentral cerita dengan tali-temali kisah yang begitu kompleks.

Mungkin Mahabharata, atau kisah keluarga besar Bharata, adalah cerita yang paling banyak diceritakan ulang, dibaca, ditonton juga didengar di seluruh dunia ini, setidaknya di negara kita. Bukan hanya dalam buku, melainkan dalam bentuk pertunjukan wayang, kesenian rakyat, sampai film tv dan layar lebar. Dengan umurnya yang telah ratusan tahun, melintasi banyak generasi, bangsa dan bahasa, Mahabharata menjelma menjadi karya besar karena banyak cerita dan pujian yang ditambahkan oleh berbagai pengarang dan penutur.

Mahabharata juga menjelma jadi sumber kata-kata mutiara dan pelajaran spiritual, terutama pada bagian Bhagavadgita (sayang bagian ini tidak terdapat pada Mahabharata versi Nyoman S. Pendit. Penulis menerbitkannya dalam buku yang terpisah). Mahabharata pun oleh sebagian kepercayaan Hindu dianggap sebagai kitab Weda yang kelima. Selain bagian ajaran-ajaran Krishna pada Arjuna, ada banyak petuah lain yang jadi hikmah pejalan spiritual. Misal: nasehat-nasehat Bhisma pada Pandawa, kisah perjalanan Bhima mencari air suci yang dikenal dengan kisah Dewaruci, atau pengujian Batara Yama pada Yudhistira.

Juli 26, 2011

Home > > Kitab Tauhid

Kitab Tauhid

Tauhid adalah pegangan pokok dan sangat menentukan bagi kehidupan manusia, karena tauhid menjadi landasan bagi setiap amal yang dilakukan. Hanya amal yang dilandasi dengan tauhidullah, menurut tuntunan Islam, yang akan menghantarkan manusia kepada kehidupan yang baik dan kebahagiaan yang hakiki di alam akhirat nanti.

Dalam bab I, penulis menjelaskan hakekat tauhid dan kedudukannya ; dalam bab 2 & 3 menerangkan tentang keistimewaan tauhid dan pahala yang diperoleh darinya ; dalam bab 4 mengingatkan agar takut terhadap perbuatan yang bertentangan dengan tauhid, serta membatalkannya, yaitu syirik akhbar, atau perbuatan yang mengurangi kesempurnaan tauhid, yaitu syirik ashghor ; dalam bab 5 menjelaskan tentang kewajiban berda’wah kepada tauhid ; dan dalam bab 6 menjelaskan tentang makna tauhid dan syahadat “la Ilaha Illallah”.

Juli 25, 2011

Home > > Sorotan Terhadap Free Masonry (Organisasi Rahasia Yahudi)

Sorotan Terhadap Free Masonry (Organisasi Rahasia Yahudi)

Free Masonry/Masoniyah atau Free Masons adalah Organisasi Rahasia yang sangat benci terhadap Islam, Kristen dan pengikutnya. Organisasi ini sudah mulai sejak 1940 tahun yang lalu, walaupun dengan nama yang lain dari sekarang, semula didirikan tahun 37M, diberi nama “Kekuatan Tersembunyi”, kemudian pada tahun 1717 dinamakan Free Masonry oleh Forum London.

Organinsasi ini tetap berpegang pada semboyan (slogan) “kemerdekaan, keadilan dan persaudaraan, disamping itu ada sumpah dan ancaman bagi yang melanggar rahasia. 

Pada bentuk lahirnya, organisasi ini bergerak sebagai Organisasi Sosial, untuk kesejahteraan anggota dengan propaganda-propaganda yang meyakinkan.

Juli 20, 2011

Home > > Doktrin Zionisme dan Idiologi Pancasila

Doktrin Zionisme dan Idiologi Pancasila

Doktrin Zionisme dan Idiologi Pancasila (Menguak Tabir Pemikiran Politik Founding Father RI).

Teori ketiga menyatakan, bahwa Pancasila yang digagas oleh Mr. Mohammad Yamin, Mr. Soepomo dan Ir. Soekarno adalah kepanjangan dari doktrin Zionis yang telah dipropagandakan oleh tokoh-tokoh Freemasonry di Asia pada umumya, dan Asia Tenggara pada khususnya. Teori ketiga ini dikemukakan oleh Abdullah Patani dalam risalah kecil berjudul “ Freemasonry di Asia Tenggara “, yang ditulisnya di Madinah al-Munawarah pada tahun 1400 H dan diterbitkan dalam bahasa Melayu di Malaysia oleh Ali bin Haji Sulong.

Untuk membuktikan kebenaran teorinya ini, Abdullah Patani telah menunjukkan adanya persamaan antara sila-sila Pancasila dengan Khams Qanun Zionis, dan asas-asas idiologi negara yang dikemukakan oleh Nehru di India, Dr. Sun Yat Sen di Cina, Pridi Banoyong di Thailand, dan Andres Bonivasio di Filipina. Adanya persamaan sila-sila yang lima tersebut di semua negara di atas, maka Abdullah Patani mengambil kesimpulan sementara, bahwa hal tersebut tidak dapat dikatakan sebagai sekadar persamaan gagasan secara kebetulan, melainkan pasti terdapat pengaruh kuat doktrin Zionisme pada tokoh-tokoh tersebut.