September 11, 2011

Home > > eBook Etika Muslim Sehari-Hari

eBook Etika Muslim Sehari-Hari

eBook Etika Muslim Sehari-Hari  (Al-Qismu Al-Ilmi-Dar Al-Wathan) ini berisi :

* Etika Tidur dan Bangun
* Etika (Adab) Buang Hajat
* Etika Berpakaian dan Berhias
* Etika di Jalanan
* Etika Memberi Salam
* Etika Minta Izin
* Etika Majlis
* Etika Berbicara
* Etika Berbeda Pendapat
* Etika Bercanda

September 09, 2011

Home > > > > Laskar Mawar - Barbara Victor

Laskar Mawar - Barbara Victor

"Kalian adalah laskar mawarku yang akan meluluhlantakkan tank-tank Israel!" seru Yasser Arafat, pada pagi hari, 27 Januari 2002.

Bangsa Palestina dikenal sebagai bangsa yang gigih dan tabah menjalani perjuangannya mencari kemerdekaan melawan Zionis Israel yang telah menduduki negeri mereka. Bahu-membahu tak terkecuali kalangan wanitanya.

Kegigihan perempuan Palestina bahkan sudah dikenal sejak berpuluh-puluh tahun lalu ketika negara Yahudi berdiri. Pada 1921, misalnya, wanita Palestina mendirikan Persatuan Wanita Palestina untuk menghadapi gerakan zionisme dan rezim imperialis Inggris, yang mendukungnya. Sejak masa itu, dengan pembentukan komite bantuan dan menghimpun bantuan bagi para pejuang Palestina, wanita Palestina membantu dan menggalakkan perjuangan dan jihad.

September 07, 2011

Home > > > Kisah Para Peminang Bidadari

Kisah Para Peminang Bidadari

Para syuhada di lembah (tepi) sungai dekat pintu surga dalam bangunan berkubah berwarna hijau. Rezeki mereka datang dari surga setiap pagi dan petang. (HR. Al Hakim dan Ahmad)

Sesungguhnya akhir hidup yang paling indah adalah mati dengan menyandang syahdadah Allah. Mati berkalang tanah bersimbah darah dalam medan perang karena memuliakan Allah dan Rosul-Nya. Dien dan orang-orang yang beriman. Dan kematian yang paling jelek adalah kematian di atas pembaringan karena tidak berjihad sebagaimana layaknya kematian seekor unta di dalam kandangnya. Singa-singa itu telah keluar dari kandangnya berjalan menuju medan perang menerkam mamgsanya. 

September 05, 2011

Home > > Kado Pernikahan

Kado Pernikahan

Penerbit: Mitra Pustaka (2004)

Oleh: Mohammad Fauzil Adim

(Penulis buku terlaris 'Kupinang Engkau dengan Hamdalah', 'Indahnya Pernikahan Dini', 'Mencapai Pernikahan Barokah', 'Agar Cinta Bersemi Indah')

Suatu saat, seorang akhwat bertanya kepada saya. Pertanyaannya sederhana, akan tetapi tidak mudah bagi saya untuk dengan tepat menjawabnya. Saat itu akhwat kita ini mengajukan pertanyaan retoris, pertanyaan yang seolah-olah tidak membutuhkan jawaban, akan tetapi sekarang saya bisa merasakan bahwa ada hal yang diam-diam menjadi masalah. Saya bisa merasakan, ada sesuatu yang sedang berlangsung namun tidak banyak terungkap karena berbagai sebab.

September 02, 2011

Home > > Jalan Terindah - Sebuah Perjalanan Menuju Allah melalui Shalat

Jalan Terindah - Sebuah Perjalanan Menuju Allah melalui Shalat

eBook Jalan Terindah merupakan sebuah ebook yang memaparkan tentang shalat. Penegakkan shalat harus diawali dengan sebuah pengetahuan tentang hal – hal yang menyertainya. Karena amal sedikit dibarengi ilmu pengetahuan, adalah lebih baik daripada amal banyak penuh kebodohan, sehingga pengetahuan mendalam tentang syarat, rukun termasuk adab lahir maupun batin menjadi hal mutlak, bila ingin menapaki “perjalanan dalam shalat”.

Wudhu merupakan tahap pendahuluan dalam proses “penyucian yang agung” dengan menggunakan “air yang merupakan rahasia kehidupan dan hidup itu sendiri” laksana proses penyucian yang dilakukan Jibril kepada Rasulullah dengan menggunakan air suci “zamzam” dengan membelah dada hingga hilang segala hasud dan dengki, bahkan terisi dengan berbagai ilmu, iman dan hikmah, sehingga bisa diperjalankan dalam “Isra’ dan Mi’raj”, sebuah perjalanan spiritual yang menjadi titik balik kemenangan, setelah diterpa berbagai ujian dalam kehidupan Rasulullah beserta kaumnya pada saat itu.

Agustus 29, 2011

Home > > > Conspiracy - Muhammad Najib

Conspiracy - Muhammad Najib

Mujahid seorang pemuda biasa, mahasiswa sebuah universitas di Surabaya, dengan semangat membara berangkat ke Afghanistan dengan niat ikut berjihad melawan invasi Rusia terhadap nagera itu. Belum sempat ikut berperang, kaum mujahidin berhasil mengusir tentara Rusia keluar dari Afghan. Saat itu tepat delapan bulan Mujahid berada di Afghanistan.

Mujahid akhirnya pulang ke kampung halamannya di Lamongan. Ia menikah degnan Nur, gadis pilihan keluarganya. Mereka lalu hijrah ke Denpasar. Di Denpasar, Mujahid membuka usaha wartel yang belakangan lumayan sukses.

Tujuh tahun kemudian, seorang tamu tak dikenal datang mengunjungi Mujahid. Ia mengaku veteran Afghan. Imam Sugiri namanya. Imam Sugiri meminta mengantarnya ke beberapa lokasi yang dikunjung turis-turis asing.

Agustus 28, 2011

Home > > Mangir | Pramoedya Ananta Toer

Mangir | Pramoedya Ananta Toer

Setelah Majapahit runtuh pada tahun 1527, kekuasaan tak berpusat tersebar di seluruh daerah Jawa yang menyebabkan keadaan kacau balau. Perang yang terus menerus untuk merebut kekuasaan tunggal membuat Pulau Jawa bermandikan darah. Sehingga yang muncul di Jawa adalah daerah-daerah kecil (desa) yang berbentuk Perdikan (desa yang tidak mempunyai kewajiban membayar pajak kepada pemerintah penguasa) dan menjalankan sistem demokrasi desa, dengan penguasanya yang bergelar Ki Ageng. Adalah Ki Ageng Pamanahan menguasai Mataram dan mendirikan Kota Gede pada 1577. Kemudian Panembahan Senapati, anak Ki Ageng Pamanahan naik menjadi Raja Mataram.

Saat bersamaan muncul pula sebuah daerah Perdikan Mangir dengan pemimpinnya atau biasa disebut tua Perdikan yang bernama Ki Ageng Mangir Wanabaya seorang pemuda gagah dan berani beserta saudara angkatnya yang bernama Baru Klinting. Tak hanya berdua, Perdikan Mangir memperoleh bantuan dari beberapa orang demang yang masing-masing memiliki daerah kekuasaan pula. Demang Patalan, Demang Jodog, Demang Pandak, dan Demang Pajangan adalah  orang-orang yang setia selalu membantu Wanabaya.

Agustus 25, 2011

Home > > Gadis Pantai | Pramoedya Ananta Toer

Gadis Pantai | Pramoedya Ananta Toer

Buku ini menceritakan nasib seorang wanita yang lahir di sebuah kampung nelayan di pantai utara Jawa, dekat kota Rembang.

Pada umur 14 tahun dia dinikahkan dengan seorang pembesar asal Bima. Pembesar itu Bendoro, tidak menghadiri upacara pernikahan sendiri, hanya diwakili sebilah keris. Gadis itu tidak mau pindah ke rumah mewah di kota itu, tapi terus diantarkan orang tuanya yang berpikir Gadis Pantai akan hidup berbahagia dan nyaman di sana. Di rumah Bendoro tersebut ada seorang pembantu tua yang mengajarkan kepada Gadis Pantai segalanya yang harus dia tahu dan lakukan untuk memelihara kenangan suaminya. Gadis pantai yang namanya diganti jadi Mas Nganten, dan pembantu tua itu saling menyukai. Selain dia tidak ada orang pun di rumah itu yang peduli pada Mas Nganten yang merasa sangat sendirian. Suaminya mengunjungi dia jarang saja. Sesudah pembantu mengkritik anak-anak yang ada di rumah, dia diusir walaupun sudah bekerja di rumah itu bertahun-tahun. Pembantu berikutnya ternyata sangat sombong dan jahat dan Mas Nganten merasa terancam.