Oktober 26, 2010

Home > > Novel Terlaris Karya Habiburrahman El Shirazy

Novel Terlaris Karya Habiburrahman El Shirazy

 Ayat Ayat Cinta

Ayat ayat cinta adalah sebuah novel 411 halaman yang ditulis oleh seorang novelis muda Indonesia kelahiran 30 September 1976 yang bernama Habiburrahman El-Shirazy. Ia adalah seorang sarjana lulusan Mesir dan sekarang sudah kembali ke tanah air.

Sepintas lalu, novel Ayat ayat cinta seperti novel-novel Islami kebanyakan yang mencoba menebarkan dakwah melalui sebuah karya seni, namun setelah ditelaah lebih lanjut ternyata novel Ayat ayat cinta merupakan gabungan dari novel Islami, budaya dan juga novel cinta yang banyak disukai anak muda.

Dengan kata lain, novel Ayat ayat cinta merupakan sarana yang tepat sebagai media penyaluran dakwah kepada siapa saja yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Islam, khususnya buat para kawula muda yang kelak akan menjadi penerus bangsa.

Habiburrahman El Shirazy, penulis novel Ayat ayat cinta, berhasil menggambarkan latar (setting) sosial-budaya Timur Tengah dengan sangat hidup tanpa harus memakai istilah-istilah Arab. Bahasanya yang mengalir, karakterisasi tokoh-tokohnya yang begitu kuat, dan gambaran latarnya yang begitu hidup, membuat kisah dalam novel Ayat ayat cinta terasa benar-benar terjadi. Ini contoh novel karya penulis muda yang sangat bagus!.

Download  :  Ayat - Ayat Cinta


Diatas Sajadah Cinta

Di Atas Sajadah Cinta adalah judul buku yang diambil dari Judul Cerpen pembuka dari buku antologi cerpen ini. Kisahnya begitu mengharukan, tentang cinta antara Zahid, pemuda Kufah yang sholeh dengan si jelita Afirah yang hidupnya penuh dengan glamoritas. Zahid melamar Afirah pada ayahnya namun ditolak karena Ayah Afirah telah menerima pinangan Yasir pemuda kaya raya namun berakhlak bejat. Keduanya begitu menderita. Afirah pingsan saat ayahnya menolak lamaran Zahid. Zahidpun jatuh sakit. Dalam suratnya pada Zahid Afirah menawarkan pada Zahid untuk memadu cinta. Zahid membalas bahwa sakit dan deritanya tak semata-mata karena rasa cintanya pada Afirah. Sakitnya juga karena dia enginginkan sebuah cinta suci yang mendatangkan dan diridhai Allah. Bersama suratnya, Zahid mnyertakan sorban. Sejak menerima surat Zahid Afirah meninggalkan semua gaya hidupnya yang glamor. Ia berpaling dari dunia dan menghadapkan wajahnya sepenuhnya untuk akhirat. Sorban putih pemberian Zahid ia jadikan sajadah, tempat dimana ia bersujud, dan menangis di tengah malam memohon ampunan dan rahmat Allah SWT. Siang ia puasa malam ia habiskan dengan bermunajat pada Tuhannya. Di atas sajadah putih itu ia menemukan cinta yang lebih agung dan lebih indah, yaitu cinta kepada Allah SWT. Keduanya benar-benar larut dalam samudra cinta kepada Allah SWT, Allah yang Maha Rahman dan Rahim. Hal yang sama juga dilakukan Zahid di Masjid Kufah.

Subhanallah, Kang Abik memang ahli dalam meramu tulisan fiksi Islami. Setelah sukses dengan beberapa buku best seller-nya, ayat-ayat Cinta, Kang Abik juga merangkai kisah-kisah penuh makna dalam buku Di Atas Sajadah Cinta ini. Didalamnya ada 38 Cerpen. Cerita-cerita di dalamnya sarat hikmah, menyentuh. Semoga Di atas Sajadah Cinta, menjadi Kisah-kisah teladan Islami Peneguh iaman dan penentram jiwa, seperti tertulis di sampulnya. Buku ini layak dibaca siapa saja yang ingin menggugah jiwa dan nuraninya.

Download  :  Diatas Sajadah Cinta 


 Dalam Mihrab Cinta

Novel Dalam Mihrab Cinta ini terdiri dari tiga cerita:

Novelet pertama Dalam Mihrab Cinta

1. Takbir Cinta Zahrana

Dalam mihrab cinta Seorang wanita bernama Zahrana, yang dulu menunda-nunda menikah. Dulu pinangan datang silih berganti, tapi dia selalu menolak karena alasan karir dan terlalu memilih. Saat usia sudah lebih 30 tahun, dia pun sadar dan akhirnya mau menikah dengan siapa saja, asal dengan laki-laki yang bisa menjadi imam yang baik untuknya. Sempat melewati berbagai rintangan untuk menuju jenjang pernikahan, terutama sejak dia menolak pinangan seorang dekan kampus yang berakhlak buruk.

Di akhir cerita ketika Zahrana merasa tiada lagi harapan hidup, kembali dia harus memutuskan sesuatu yang maha penting bagi hidupnya, untuk menyempurnakan agamanya. Kali ini lamaran datangnya dari seseorang yang tak pernah dia perkirakan sebelumnya, yakni dari seorang mahasiswa bimbingannya. Akankah Zahrana menerima lamaran yang menurut dia ‘gila’ ini? Apa kata dunia?

Novelet Kedua Dalam Mihrab Cinta

2. Dalam Mihrab Cinta

Dalam Mihrab cinta Syamsul Hadi yang difitnah mencuri oleh salah satu temannya di pesantren sehingga dia diusir dari pesantren. Keluarganya pun kini mencampakkan Syamsul, hingga dia memutuskan untuk hidup menyendiri mengarungi beratnya kehidupan dunia. Dia sempat benar-benar menjadi seorang pencopet karena alasan perut. Tapi berkat pertolongan Allah, dia kembali ke jalan yang benar dan namanya kembali bersih, karena pencuri sebenarnya ‘Burhan’ sudah ketahuan.

Cinta adalah sesuatu yang menakjubkan. Kamu tak perlu mengambilnya pada orang lain. Kamu selalu memilikinya lebih dari cukup untuk diberikan pada orang lain

Note: ini hanya petikan dari sebuah roman yang juga diberi judul yang sama, yang sedang digarap Kang Abik.

Novelet Ke tiga Dalam Mihrab Cinta

3. Mahkota Cinta

Dalam Mihrab cinta Zulhadi, pemuda indonesia yang merantau ke Malaysia. Demi bisa melanjutkan kuliah ke jenjang S2, dia banting tulang bekerja siang dan malam. Sempat jatuh cinta – dengan seorang TKW yang dikenal saat perjalan dari Batam ke Malaysia – sehingga membuat dia tidak semangat bekerja dan kuliah. Tapi berkat teman-teman satu kontrakannya yang begitu peduli padanya, dengan nasehat-nasehat mereka, akhirnya dia bisa keluar dari permasalahan tersebut, dan berhasil menyelesaikan kuliahnya.

Satu hal yang menarik dari novel Dalam mihrab cinta , karena kesemua tokoh ceritanya bukanlah tokoh yang “sesempurna” ‘ Fahri dan Aisyah di Ayat Ayat Cinta dan ‘Azzam di Ketika Cinta Bertasbih’. Mereka ada orang-orang yang sifat-sifatnya mungkin sangat mudah kita temukan di muka bumi ini.



Ketika Cinta BerTasbih 1

Novel Ketika Cinta Bertasbih menceritakan tentang Azzam mahasiswa Al-Azhar Cairo yang menyambi sebagai pedagang bakso dan tempe untuk menghidupi ibu dan adik-adiknya di Kartasura. Azzam sangat rajin bekerja, memasarkan tempe-tempenya ke kalangan ibu-ibu Indonesia yang tinggal di Mesir. Dia juga menerima pesanan bakso untuk acara-acara yang diselenggarakan oleh KBRI. 
Karena seluruh waktunya lebih banyak dia gunakan untuk membuat tempe dan berjualan bakso, maka kuliahnya agak terlantar. Sehingga sudah 9 tahun dia mengambil S1 di Al-Azhar tapi belum lulus juga. Sebenarnya Azzam adalah anak yang cerdas terbukti pada tahun pertama di Al-Azhar dia lulus dengan predikat jayyid jidan atau sangat memuaskan.

Download  :  Ketika Cinta Bertasbih 1


Ketika Cinta BerTasbih 2


keberadaan tokoh-tokoh sebelumnya di “Ketika Cinta Bertasbih” 1, serta hadirnya tokoh-tokoh baru di “Ketika Cinta Bertasbih” 2 semakin membuat karya ini terasa begitu wah. Bahkan menurut saya pribadi jika dibandingkan dengan KCB 1, KCB 2 ini jauh lebih bagus dalam segi penuturan kisahnya.

Ada beberapa cerita yang telah usai di Ketika Cinta Bertasbih 1 dan tidak sedikitpun tertulis kembali di KCB 2, seperti halnya kisah kekecewaan Fadhil ketika seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya, yang ia pernah harapkan dapat menjadi belahan jiwanya ternyata menikah dengan sahabatnya sendiri.

Konflik tajam terjadi pada beberapa bagian dari novel “Ketika Cinta Bertasbih” diantaranya pada shubuh hari ketika terjadi keributan di rumah Azzam, disana diceritakan tentang seorang paman yang akan menembak dan membunuh keponakannya sendiri. Kemudian klimaks cerita ini terjadi ketika terjadi kecelakaan dimana yang menjadi korbannya adalah Azzam dan Ibunya, mereka terpelanting jatuh dari atas sepeda motor karena tertabrak bus yang ugal-ugalan, sampai akhirnya Azzam harus rela berbaring di rumah sakit menderita patah tulang, sementara ibunya berpulang menghadap ke hadirat Alloh SWT.



Artikel yang sama

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar