"Kalian adalah laskar mawarku yang akan meluluhlantakkan tank-tank Israel!" seru Yasser Arafat, pada pagi hari, 27 Januari 2002.
Bangsa Palestina dikenal sebagai bangsa yang gigih dan tabah menjalani perjuangannya mencari kemerdekaan melawan Zionis Israel yang telah menduduki negeri mereka. Bahu-membahu tak terkecuali kalangan wanitanya.
Kegigihan perempuan Palestina bahkan sudah dikenal sejak berpuluh-puluh tahun lalu ketika negara Yahudi berdiri. Pada 1921, misalnya, wanita Palestina mendirikan Persatuan Wanita Palestina untuk menghadapi gerakan zionisme dan rezim imperialis Inggris, yang mendukungnya. Sejak masa itu, dengan pembentukan komite bantuan dan menghimpun bantuan bagi para pejuang Palestina, wanita Palestina membantu dan menggalakkan perjuangan dan jihad.
Kegigihan perempuan Palestina bahkan sudah dikenal sejak berpuluh-puluh tahun lalu ketika negara Yahudi berdiri. Pada 1921, misalnya, wanita Palestina mendirikan Persatuan Wanita Palestina untuk menghadapi gerakan zionisme dan rezim imperialis Inggris, yang mendukungnya. Sejak masa itu, dengan pembentukan komite bantuan dan menghimpun bantuan bagi para pejuang Palestina, wanita Palestina membantu dan menggalakkan perjuangan dan jihad.
















